Smartphone Changhong H2 Bawa Fungsi ala Tricorder di Film Star Trek

Tanggal : Rabu, 11 Januari 2017 - 20:00 WIB
Penulis : Iwan Ramos Siallagan


Smartphone Changhong H2 Bawa Fungsi ala Tricorder di Film Star Trek

MOBITEKNO - Changhong mungkin lebih dikenal di Tanah Air dengan produk televisinya. Sebagai salah satu produsen terbesar di Tiongkok, Changhong juga menaruh minat di industri smartphone, terbukti dengan keikutsertannya di ajang CES 2017 baru lalu. 

Namun, berbeda dengan kebanyakan smartphone yang ‘menjual’ kecanggihan prosesor, kamera, layar, atau fitur AR/VR di CES, perusahaan elektronik ini tampil beda dengan smartphone Changhong H2 yang mengusung konsep yang sangat menarik.

Menarik karena smartphone Changhong H2 ini mengingatkan kita akan perangkat Tricorder yang digunakan Kapten Kirk atau anak buahnya dalam film sci-fi Star Trek.

Salah satu fungsi Tricorder dalam film Star Trek adalah untuk men-scan dan mendiagnosis suatu material (objek) asing agar diketahui kandungan apa saja yang ada di dalamnya. Dengan kata lain, Changhong H2 menyediakan fungsi scanner dengan dukungan modul sensor molekuler SCiO untuk mengidentifikasi kandungan makanan, identifikasi obat, atau sekadar mengetahui kondisi tubuh (BMI, Body Mass Index) seseorang.

Selebihnya, spesifikasi Changhong H2 tidak jauh berbeda dengan smartphone di pasaran, seperti prosesor octa-core  2 GHz, layar 6 inci (Full-HD), kamera 16 MP (autofocus), fingerprint sensor, dan baterai Lithium Polymer 3.000 mAh. Terdapat juga tombol khusus untuk menambah daya tahan baterai dan membersihkan memori (clear memory).

Sensor molekuler bekerja dengan memancarkan cahaya dan menganalisis spektrum cahaya yang dipantulkan balik. Spketrum spesifik inilah digunakan Changhong H2 untuk men-scan, misalnya makanan, jenis buah. Selain mengeathui kalori atau gula di makanan, analsisinya juga bisa mengidentifikasi kelembaban kulit, kandungan lemak tubuh (body fat), hingga identifikasi obat palsu.

Sayangnya Changhong H2 belum dapat diaplikasikan untuk mendeteksi emas palsu karena sensornya tidak bekerja dengan logam yang memantulkan semua cahaya.

Changhong H2 baru dipasrkan di Cina seharga berkisar US$ 433. Apabila Anda tertarik mengembangkan aplikasi atau model molecular sensing khusus, Anda bisa mendapatkan scanner berikut SDK seharga US$ 499.