UBER: Panduan Komunitas Hadir Agar Pengguna dan Mitra Pengemudi Saling Menghormati

Tanggal : Kamis, 13 Juli 2017 - 15:30 WIB
Penulis : Eko Lannueardy


UBER: Panduan Komunitas Hadir Agar Pengguna dan Mitra Pengemudi Saling Menghormati

MOBITEKNO - UBER merilis sebuah Panduan Komunitas yang tak hanya ditujukan untuk mitra pengemudi, tetapi juga konsumen atau pengguna layanan ini. Panduan sengaja dihadirkan bertujuan memberi rasa nyaman bagi mitra pengemudi sekaligus pengguna layanan.

Dihadapan sejumlah media bertempat di Kantor UBER Indonesia, (12/7) Dian Safitri selaku Head of Communication UBER Indonesia menegaskan bahwa Panduan Komunitas ini sengaja dibuat untuk menjadikan pengalaman bersama UBER lebih baik.

"Untuk pertama kalinya dalam panduan ini kami mempublikasikan sebuah kebijakan yang menjelaskan kenapa penumpang dapat kehilangan akses terhadap aplikasi UBER. Hal ini sama seperti yang telah diterapkan kepada para mitra pengemudi," jelas Dian.

Lebih jauh, Dian memaparkan bahwa hal ini penting ketika mitra pengemudi menggunakan aplikasi UBER, mereka tidak sekadar mengemudi. Mereka berbagi kendaraan dengan pengguna layanan dan juga berbagi ruang dalam sebuah perjalanan.

Namun, tak sedikit pengguna layanan tidak menunjukkan rasa hormat kepada mitra pengemudi UBER. Dian juga mencontohkan, beberapa perilaku pengguna layanan yang tidak dibenarkan.

"Perilaku yang sering dilaporkan, konsumen sering sembarang membuang sampah di dalam mobil atau memaksa jumlah penumpang. Lebih parah, meminta mitra pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan karena ingin cepat sampai tujuan," ucap Dian.

Perilaku-perilaku semacam ini memang tidak dibenarkan. Untuk itulah, UBER perlu mengambil tindakan terhadap penumpang atau pengguna layanan yang tidak sopan, berperilaku kasar dan melakukan kekerasan.

Tak hanya berlaku di Indonesia, Panduan Komunitas ini juga akan disosialisaikan ke beberapa negara dimana UBER beroperasi, seperti Singapura, Filipina, Thailand, Malaysia, Vietnam, Hong Kong, Taiwan, Makau, Jepang, Bangladesh dan Korea Selatan.

Lalu, bagaimana cara UBER untuk mensosialisasikan panduan ini? Dian menjawab dengan singkat, cara yang paling mudah adalah dengan mengirim notifikasi ke aplikasi UBER yang ada ditangan pengguna dan juga mitra pengemudi.