HMD Global Pilih Nokia 8 sebagai Flagship Pertama?

Tanggal : Senin, 17 Juli 2017 - 16:00 WIB
Penulis : Iwan RS


HMD Global Pilih Nokia 8 sebagai Flagship Pertama?

MOBITEKNO - HMD Global sudah mengumumkan kehadiran Nokia 6 sebagai smartphone mid-range dan dua smartphone lain (Nokia 3 dan Nokia 5) di segmen bawahnya (mid-low range). Tentu saja bersama feature phone 'penggembira' Nokia 3310 (2017) 'Reborn'.

Setelah 'comeback' tersebut, pengguna setia Nokia masih menunggu kiprah Nokia berikutnya di segmen atas setelah pemilik sebelumnya, Microsoft, menjual divisi mobile ke Foxconn Technology dan HMD Global.

Sebelumnya, Nokia 9 dikabarkan akan menjadi produk flaghsip Nokia pertama yang dikembangkan HMD Global. Kabar terbaru, selain Nokia 9, perusahaan Finlandia ini juga diketahui mengembangkan flagship lain, yakni Nokia 8.

Selama ini, hasil pengujian (AnTuTu atau GeekBench) produk flagship Nokia ini sudah beberapa kali muncul di database benchmark. Apakah keduanya adalah satu produk atau HMD Global sedang mengembangkan dua produk flagship sekaligus belum dapat disimpulkan secara pasti.

Kabar paling hangat, justru Nokia 8 yang bakal dijagokan sebagai flagship pertama HMD Global di pasaran. Smartphone ini akan dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 835, RAM 4 GB/8 GB, internal storage 64 GB/128 GB, dan beragam pilihan warna (blue, steel, gold/blue, gold/copper).

Nokia 8 dengan layar 5,3 inci (Quad HD, 2560x1440 pixel, Gorilla Glass 5) ini mungkin saja akan menggunakan kamera utama (belakangan) ganda yang sedang tren di berbagai smartphone flagship. Namun, apakah mengusung teknologi lensa Carl Zeiss masi pelum pasti.

Implementasi kamera ganda mungkin tidak terjadi dalam waktu dekat (pada Nokia 8). Hal ini mengingat kerjasama HMD Global dan Carl Zeiss (ZEISS) untuk menggarap teknologi optik pada kamera Nokia baru diumumkan dalam waktu dekat ini. Ada kemungkinan smartphone Nokia berikutnya yang akan mengusung kamera berteknologi lensa ZEISS tersebut.

Menurut sumber-suber retailer Finlandia, Nokia 8 yang dikabarkan akan diumumkan akhir bulan ini (31/7/2017), bakal dibanderol di wilayah Eropa seharga 600-an Euro (sekitar US$ 680).