GIIAS 2017

Beri Insipirasi, Tata Motors Gelar Talkshow Bisnis Logistik di Era Ekonomi Digital

Tanggal : Senin, 14 Agustus 2017 - 14:30 WIB
Penulis : Eko Lannueardy


Beri Insipirasi, Tata Motors Gelar Talkshow  Bisnis Logistik di Era Ekonomi Digital

MOBITEKNO - Ikut meramaikan gelaran GIIAS 2017, PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TDMI) tak hanya sekadar memamerkan beberapa jajaran kendaraan terbarunya, namun mereka juga turut mengedukasi pengunjung pameran. Salah satu program edukasi yang sukses mereka gelar adalah talkshow bertajuk "Bisnis Logistik di Era Ekonomi Digital".

Digelar secara terbuka di booth Tata Motors di GIIAS 2017, ICE BSD, Tangerang (12/7), hadir sebagai narasumber Presiden Direktur JNE Express, Mohamad Feriadi; Manajer Marketing PT TMDI, Wilda Bachtiar; dan Corporate Communication Head TMDI, Kiki Fajar.

"Sektor logistik dan distribusi ini akan terus berkembang selama orang masih berkonsumsi. Terlebih, semakin banyak ekonomi tumbuh, maka permintaan ke sektor jasa ini juga akan semakin besar. Saat ini saja, nilai pasar industri logistik di Tanah Air mencapai Rp 2.100 triliun. Sedangkan pertumbuhannya tahun ini mencapai 14,7%," ujar Mohamad Feriadi.

Ditambahkan oleh Mohamad Feriadi, tantangannya di era ekonomi digital ini juga semakin tinggi. Oleh karena itu, kecepatan dan ketepatan pengiriman barang milik konsumen menjadi sebuah tantangan. Masing-masing perusahaan terus bersaing untuk memberikan layanan yang terbaik.

"Karena porsinya paling besar dalam struktur biaya produksi, kendaraan yang digunakan oleh pebisnis logistik haruslah efesien. Karenanya, memilih kendaraan yang memiliki kapasitas lebih,hemat bahan bakar, dan biaya perawatan murah juga menjadi kunci keberhasilan," ucap Mohamad Feriadi.

Ucapan yang keluar dari Mohamad Feriadi juga diamini oleh Wilda Bachtiar. Ia menegaskan bahwa sejak awal Tata Motor telah merancang kendaraan komersial memiliki kualitas dan kemampuan yang diharapkan banyak pebisnis. Tak hanya itu, Tata Motors juga terus mengembangkan layanan purna jualnya.

"Kalau kita lihat, semua kendaraan Tata Motors untuk sektor bisnis ini bermesin diesel. Selain lebih kuat, juga efesien di biaya bahan bakar serta perawatannya. Hemat biaya bisa mencapai 8 hingga 10 persen. Tak hanya itu, saat ini kami juga sudah memiliki tak kurang dari 300 gerai layanan purna jual, mulai dari 1S hingga 3S," ujar Wilda.

Sedangkan Kiki Fajar menyebutkan bahwa talkshow yang digagas oleh TMDI disela-sela GIIAS 2017 kali ini bisa memberi banyak manfaat bagi para calon pebisnis, bahkan pebisnis yang sudah menjalankan usahanya di industri logistik ini. Dinamika bisnis yang begitu cepat, sehingga Tata Motors perlu merespon hal ini dengan lebih cepat.