Mau Pasang BRAY Proteksi Kaca Depan, Lakukan Tindakan dan Perawatan Ini

Tanggal : Rabu, 16 Agustus 2017 - 20:00 WIB
Penulis : Desmal Andi


Mau Pasang BRAY Proteksi Kaca Depan, Lakukan Tindakan dan Perawatan Ini

MOBITEKNO - BRAY, brand untuk melindungi kaca depan dari hantaman batu dan benda-benda lainnya saat kendaraan sedang melaju cepat, baru saja diperkenalkan PT Jaya Kreasi Indonesia di ajang GIIAS 2017. Ada dua varian yang diperkenalkan yaitu Single Layer dan Double Layer. Keduanya memiliki kemampuan untuk melindungi kaca depan dari hantaman kerikil sehingga tidak terjadi retak atau kkerusakan pada kaca depan.

Dengan hanya ketebalan 4 mm pelindung kaca ini tidak akan mengganggu pndangan pengemudi karena ketipisannya. Selain itu, produk ini juga tidak mengandung metal. Dengan demikian, pelapis ini tidak akan mengganggu signal ponsel.

“Ini bukan kaca film, tetapi pelindung kaca depan. Tidak ada kandungan metal di dalamnya sehingga tidak akan mengganggu signal ponsel yang masuk ke dalam mobil,” ungkap Herrys Winata, Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia di ICE BSD, Rabu, 16/8/2017.

Namun, untuk menggunakan BRAY, Herrys mengingatkan untuk melakukan beberapa tindakan terlebih dahulu terhadap kaca depan. Hal ini bertujuan agar fungsi pelapis kaca ini bisa bekerja secara maksimal dan dapat melindungi kaca depan dengan jangka waktu yang lama. Menurut Herrys, konsumen harus membersihkan kaca depannya sebelum memasang BRAY. Jika sudah terdapat jamur pada kaca depan, lakukan langkah pembersihan jamur terlebih dahulu. Pastikan lagi tidak ada debu yang menempel karena debu bisa mengurangi kekuatan BRAY.

Herrys juga menambahkan, pemasangan BRAY harus dilakukan di ruangan tertutup untuk menghindari menempel kembalinya debu ke kaca. Hal ini penting dilakukan karena BRAY dipasang di bagian luar, lebih sulit dibandingkan memasang kaca film yang dilakukan dari dalam mobil.

 Bagaimana dengan perawatannya? Setelah pemasangan, hal yang terpenting adalah jangan sampai lapisan film BRAY ini terkena bahan-bahan kimia yang bersifat abrasif atau dapat merusak lapisan film. Berikutnya, hindari juga penggunaan lap kaca dari bahan yang kasar. “Hanya itu saja perawatannya. Penggunaan sabun cuci mobil seperti biasa tidak menjadi masalah bagi lapisan film ini,” tutup Herrys.