Mempertanyakan Adu Kekuatan Yesus dan Buddha dalam Game Kontroversial 'Fight of Gods'

Tanggal : Jumat, 08 September 2017 - 16:00 WIB
Penulis : Iwan RS


Mempertanyakan Adu Kekuatan Yesus dan Buddha dalam Game Kontroversial 'Fight of Gods'

MOBITEKNO - Fakta sejarah sudah membuktikan jika perbedaan antara suatu agama atau keyakinan sangat tidak pantas untuk diperbandingkan apalagi diperseturukan. Namun, pandangan ini tidak berlaku bagi pengembang/developer Digital Crafter dengan game 2D terbarunya, ‘Fight of Gods’ .

Entah apa yang menjadi latar belakang pihak developer untuk merilis game kontroversial ‘Fight of Gods’ tersebut. Kontroversinya sudah terlihat dari trailer-nya di YouTube yang menggambarkan game ini sebagai permainan adu kekuatan (fighting game) antara berbagai orang suci, seperti Yesus, Buddha (Sidharta Gautama), Musa, dan berbagai dewa mitologi, seperti Anubis, Zeus, hingga Odin.

Game yang sudah tersedia melalui layanan Steam seharga US$ 4.79 ini dibuat oleh Digital Crafter yang merupakan developer asal Taiwan dan dipublikasikan oleh PQube.

Pada deskripsi Steam, game ini malah menamplikan tulisan “Your prayers have been answered!”.  Lebih lanjut dijelaskan (dalam game ini) bahwa inilah pertama kalinya, Tuhan, orang suci, dewa, dan karakter mitologi sepanjang sejarah dunia bertemu dan beradu dalam sebuah pertarungan 2D. Pertanyaan besar pun dimunculkan game ini: Siapa yang akan meraih kemenangan dalam turnamen paling desktruktif yang peran terjadi di alam semesta ini?

Kehadiran game ‘Fight of Gods’ ini sudah mulai direspons oleh beberapa pihak. Misalnya, pemerintah Malaysia melalui komisi MCMC (Malaysia Communications & Multimedia Commission) ingin melarang peredaran game ini di negara Jiran tersebut. Sejauh ini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Indonesia mengenai beredarnya game ini di layanan Steam.