Dukung Transformasi Bisnis, Lintas Teknologi Gelar Solution Day 2017

Tanggal : Jumat, 24 November 2017 - 19:04 WIB
Penulis : Karyo
Editor : Desmal Andi


Dukung Transformasi Bisnis, Lintas Teknologi Gelar Solution Day 2017

MOBITEKNO - Era digital yang kini sedang melanda dunia akan membawa dampak  dan merambah ke seluruh sendi kehidupan di dunia tak terkecuali Indonesia.  Dunia bisnis khususnya akan  sangat terdampak.  Jika tidak siap menghadapi  gelaombang digitalisasi saat ini, maka tentu akan tergerus.  Sehingga Transformasi digital bagi dunia bisnis kini menjadi sebuah keniscayaan. Indonesia kini menghadapi transformasi model binsis dari konvensional ke era digital dan teknologi.

Atas dasar latar belakang tersebut, PT. Lintas Teknologi Indonesia, sebagai  perusahaan lokal  yang telah lama berkecimpung  bisnis TI  di bidang infrastruktur teknologi inti, aplikasi dan solusi layanan ini mengggagas untuk menggelar acara Lintas Teknologi Solutions Day dengan mengusung tema “Business Transformation Throught Technology” yang diselenggarakan di Hotel Ritz Charlton Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Transformasi digital yang merambah dunia bisnis, tentu berdampak pada transformasi model binsis serta penggunaan solusi teknologi yang tepat. Tahap transformasi berarti penggunaan inheren digital memungkinkan jenis baru dari inovasi dan kreativitas dalam domain tertentu, bukan hanya meningkatkan dan mendukung metode tradisional.  Saat ini banyak perusahaan di kawasan Asia Tenggara yang makin mengintensifkan upaya dalam proses transformasi digital perusahaannya.

Transformasi digital sendiri bisa dikatakan sebagai perubahan yang terkait dengan penerapan teknologi digital di semua aspek masyarakat manusia. Tahap transformasi berarti penggunaan inheren digital memungkinkan jenis baru dari inovasi dan kreativitas dalam domain tertentu, bukan hanya meningkatkan dan mendukung metode tradisional.

Dalam acara yang menhadirkan para pakar tekhnologi tersebut seperti Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim, Brigjend Dr.M Fadil Imran MSI, Chief Technical &Information Officer XL Axiata, Yessi Yosetya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Dalam Negeri, Drs, Dodi Riyadmadji, MM, dan Dirjen Bidang Aplikasi Informatika, Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan. Lintas Teknologi Solutions Day, juga menhadirkan para mitra vendor teknologi yang mempunyai keahlian beragam, mulai dari aplikasi, solusi cloud, insftrstrukttur, solusi keamanan dan berbagai solusi TI lainnya.

"Event penting ini digagas oleh PT. Lintas Teknologi Indonesia, yaitu perusahaan lokal  yang telah lama berkecimpung di infrastruktur teknologi inti, aplikasi dan solusi layanan. Sebagai sebuah event yang memberikan nilai tambah pada pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan teknologi secara tepat dan cerdas," ujar Muhamad Paisol, Presiden Direktur PT. Lintas Teknologi Indonesia, saat pembukaan acara tersebut di Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Peresmian dimulainya Seminar Lintas Teknologi Solution Day 2017

Ada lima isu yang harus ditata untuk membantu mendorong transformasi digital di Indonesia. Kelima hal tersebut adalah infrastruktur/standarisasi, legal, ekonomi, pembangunan serta sosial dan budaya.

Dengan modal populasi penduduk 262 juta, pengguna internet 132,7 juta, pengguna sekitar 63 juta, Indonesia memiliki potensi besar di sektor ini. Dalam transformasi  ini Indonesia diharapkan bisa meraup hingga USD150 miliar per tahun pada 2025.

Mengacu pada survei global dari Pure Storage bertajuk Evolution mengungkapkan sebanyak hampir 70% dari 200 bisnis di Indonesia yang terjaring sebagai responden menuturkan bahwa lebih dari separuh pendapatan yang mereka kantongi dihasilkan dari arus-arus digital pada bisnis mereka. Adapun hasil ini lebih tinggi dari angka rata-rata yang tercatat untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang, yakni sebesar 46%.

Survei ini mencatat meskipun saat ini Indonesia masih berada di tahap awal perjalanan digitalisasi, namun bisnis-bisnis terkoneksi tampaknya makin gencar memperkukuh strategi digital mereka. Hal ini membawa imbas yang cukup signifikan dari sisi ekonomi.

Indonesia diharapkan bisa meraup hingga USD150 miliar per tahun pada 2025. Adapun teknologi-teknologi yang tengah naik daun, seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta machine learning menjadi pemicu bagi bisnis dalam mempercepat kesuksesan mereka beralih ke digital serta mendukung mereka dalam mengubah cara mereka mengoperasikan bisnis di tengah ekonomi digital saat ini.

Survei independen ini menjaring lebih dari 9.000 responden yang berasal dari kalangan pemimpin IT di organisasi-organisasi di seluruh dunia, mencakup 3.000 orang yang berasal dari perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik dan Jepang.

Muhamad Paisol, Presiden Direktur PT. Lintas Teknologi Indonesia dan Dirjen Bidang Aplikasi Informatika, Samuel Abrijani Pangerapan meninjau booth dan experience new technology 

Menurut survei, tercatat sebanyak 79% bisnis di Indonesia bergantung pada layanan-layanan digital dalam rangka mempercepat inovasi. Sementara itu, sebanyak 71% dari mereka yakin bahwa langkah tersebut akan mendukung mereka untuk tetap unggul dan kompetitif di kancah persaingan pasar yang kian sengit.

“Untuk memaksimalkan era digitalisasi berbasis Teknologi ini, diperlukan konsistensi dan peran serta masyarakat untuk mendukung, mengendalikan, dan mengembangkan teknologi inovasi yang diciptakan agar dapat digunakan secara optimal demi kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berdaya saing tinggi,” tegas Paisol.